Sabtu, 23 Maret 2013
Turunnya harga bawang putih di beberapa pasar tradisional ternyata tidak serta -merta diikuti turunnya harga bawang merah, bahkan saat ini harganya lebih mahal dari bawang putih. Para pedagang sayuran masih menjual bawang merah sekitar Rp45.000,- per Kilogram meskipun pasokan komoditas tersebut masih lancar.

Selain bawang merah, komoditas lain yang harga jualnya cukup tinggi adalah cabai rawit merah dan cabai merah. Berdasarkan pemantauan Tim Pikiran Rakyat (PR) terhadap sejumlah pasar tradisional di Bandung, harga bawang merah saat ini berada pada kisaran Rp45.000,- per Kilogram. Sementara harga bawang putih saat ini justru lebih murah yakni sekitar Rp30.000,- per Kilogram, meskipun harga bawang putih sudah turun tetapi para pedagang masih mengeluhkan rendahnya daya beli masyarakat.

Para pedagang berharap agar hal ini tidak berlangsung lama. Cucu, salah seorang pedagang sayuran di Pasar Andir Jl. Rajawali Bandung pada hari Jum’at kemarin mengatakan bahwa kondisi harga tersebut masih normal, bawang merah bisa habis 100 Kg/hari dan bawang putih 10 Kg/hari. Sementara setelah naik, bawang merah hanya 10-20 Kg/hari dan bawang putih sekitar 5 Kg/hari.

Harga cabai rawit merah belum turun, saya mesti menjualnya dengan harga Rp50.000,-/Kg, padahal harga cabai hijau hanya Rp24.000,-/Kg,” kata Cucu. Selain itu ia mengatakan bahwa harga cabai merah tanjung juga masih bertahan di harga Rp40.000,-/Kg, padahal harga cabai merah TW sudah berada di kisaran Rp24.000,-/Kg.

Menurut pedagang sayuran di pasar tradisional Sederhana Bandung, Apong, selain bawang merah, harga komoditas lain yang mengalami penurunan adalah tomat yakni sekitar Rp10.000/Kg. Apong menjelaskan bahwa kenaikan harga komoditas paling mengejutkan adalah bawang putih, karena kejadiannya begitu tiba-tiba dengan lonjakan harga yang sangat tinggi dari hari ke hari. “Hal ini berbeda dengan kenaikan harga cabai rawit merah yang bertahap selama satu bulan ini. Namun demikian, meski harga komoditas tersebut yang lebih dulu naik, harganya saat ini masih tinggi,”  katanya.

Pedagang sayuran di pasar tradisional Andir, Eman mengatakan, tigginya harga komoditas bawang merah disebabkan oleh tingginya harga jual para petani di sejumlah daerah.

Sumber: Pikiran Rakyat (Sabtu, 23 Maret 2013)