Skip to main content

Kincir Kayu Pembangkit Listrik Tenaga Air di Sungai Palayangan

Dengan memanfaatkan aliran sungan Palayangan di Kampung Singkur, penduduk setempat sengaja membuat kincir kayu pembangkit listrik tenaga air untuk keperluan sehari-hari khusunya penerangan. Alasannya karena di kawasan tersebut ada keluarga yang belum bisa menikmati listrik dari PT. PLN.

Meski hanya bisa sebagai penerangan, tetapi mereka sudah merasa cukup untuk keperluan di malam hari atau ketika hari menjelang gelap. Kampung Singkur sendiri berada di atas sungai Palayangan sehingga dari kincir yang menjadi sumber listrik ditarik kabel untuk menjangkaunya.



Air sungai dipisahkan dari bagian yang lebih tinggi sehingga terdapat dua aliran air yang berdampingan. Yang pertama adalah sungai utama sedang yang kedua adalah selokan kecil untuk mengalirkan air pada kincir kayu. Putaran yang dihasilkan akan memutarkan motor pembangkit listrik melalui roda dan pan belt yang terpasang secara sederhana. Dari sanalah kemudian bisa menghasilkan sumber listrik untuk penerangan di malam hari.

Kampung Singkur sendiri merupakan kawasan wisata yang cukup indah di Bandung Selatan. Masih banyak orang yang belum mengetahui keberadaan wahana wisata ini padahal di sana para wisatawan bisa menikmati arung jerang, permainan paintball, fyling fork, dan tubing yang tentunya banyak digemari anak-anak dan remaja.

Sepertinya pemerintah daerah maupun pusat perlu membenahi kawasan wisata ini sehingga bisa menjadi salah satu lokasi wisata yang tertata dan bisa dinikmati warga sekitar maupun warga luar yang pada akhirnya bisa menambah penghasilan deerah. Dengan terjunnya pemerintah diharapkan beberapa fasilitas umum bisa dibangun seperti mesjid/ mushola, toilet umum, dan tempat bermain.

Pemandangannya sangat indah, di perjalannya menuju lokasi saja kita sudah disajikan hijaunya kebun teh dan pohon pinus yang tertata rapi, belum lagi di lokasi yang memiliki aliran sungai dangkal yang indah tempat arung jeram, tubing, atau sekedar bermain air.

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Alquran Sebagai Sumber Hukum Islam (Bagian I)

Alquran Sebagai Sumber Hukum Islam Allah menurunkan Al-Quran kepada umat manusia melalui nabi Muhammad SAW sebagai kitab suci terakhir untuk dijadikan pedoman hidup. Al-Quran yang tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya mengandung petunjuk-petunjuk yang dapat menyinari seluruh isi alam ini.

Sebagai kitab suci sepanjang zaman, Al-Quran memuat informasi dasar berbagai masalah termasuk informasi mengenai hukum, etika, science, antariksa, kedokteran dan sebagainya. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa kandungan Al-Quran bersifat luas dan luwes.

Mayoritas kandungan Al-Quran merupakan dasar-dasar hukum dan pengetahuan, manusialah yang berperan sekaligus bertugas menganalisa, merinci, dan membuat garis besar kebenaran Al-Quran agar dapat dijadikan sumber penyelesaian masalah kehidupan manusia.

Pada zaman Rasulullah, sumber hukum Islam ada dua yaitu Al-Quran dan As-Sunnah. Rasulullah selalu menunggu wahyu untuk menjelaskan sebuah kasus tertentu, namum apabila wahyu tidak turun, maka…