Skip to main content

Dispenser Kardus dan Cara Membuatnya

Hanya dari kardus bekas minuman atau bekas makanan kita bisa membuat berbagai karya kerajinan seperti halnya dispenser yang bisa sahabat saksikan sendiri melalui video di bawah.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat dispenser kardus ini sangat mudah, begitu juga dengan peralatan untuk membuatnya karena semua ada di sekitar kita. Cara membuatnya pun sangat mudah dan tidak memerlukan waktu lama.

Bahan yang dibutuhkan:
  1. Kardus bekas
  2. Suntikan
  3. Lem bakar
  4. Timah
  5. Solasi
  6. Aerator Akuarium
  7. Saklar Listrik
  8. Soft drink dan botolnya (Sprite, Coca-cola, Teh Botol, atau minuman lain)
  9. Selang Plastik
Peratalan yang dibutuhkan:
  1. Pisau Cutter
  2. Gunting
  3. Glue Gun (Pemanas Lem Bakar)
  4. Solder
  5. Penggaris
  6. Pensil/ Ballpoint
  7. Tang


Cara membuatnya:
  1. Buat gambar sketsa pada kardus bekas sesuai ukuran botol softdrink yang akan dipakai dan aerator akuarium karena akan disimpan di dalam. 
  2. Potong kardus tersebut sesuai sketsa gambar yang tadi telah dibuat.
  3. Satukan (sambungkan) setiap potong kardus sampai membentuk dispenser mini menggunakan lem bakar. Lakukan dengan cepat karena lem bakar mudah kering. Jangan lupa lubangi bagian belakang untuk lubang kabel listrik. Jika Anda menggunakan aerator DC, maka kabel listrik tidak dibuthkan tetapi gantinya dengan battery yang bisa disimpan di dalam kotak.
  4. Pasang saklar listrik untuk menyalakan dan mematikan aerator dengan menghubungkan setiap titik terminal yang sesuai (jangan terbalik) dan kuatkan dengan meyoldernya dan tutup dengan solasi untuk keamanan.
  5. Lubangi tutup botol softdrink dengan solder panas sebanyak dua lubang.
  6. Masukan selang plastik ke dalam tutup botol yang telah dilubangi kemudian tutup (rekatkan) dengan lem bakar. Jangan sampai bocor !! Satu selang sampai dasar cairan, satu lagi mengambang di udara.
  7. Sambungkan bagian selang yang mengambang ke output aerator akuarium. Satunya lagi ke luar dispenser.
  8. Tutup bagian-bagian yang terbuka dengan lem bakar.
  9. Selesai
Lebih jelas mengenai cara membuat dispenser kardus ini, silakan simak video di atas!
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…