Skip to main content

Robot Burung Mirip Asli

Sering kita melihat berbagai robot dengan berbagai model, fungsi, dan keunggulan seperti robot yang mirip manusia, robot pendeteksi bom, robot pemadam api, dan robot-robot lain dengan teknologi mutakhir. Melalui posting ini saya ingin berbagi info mengenai robot burung mirip asli yang bisa terbang tinggi di angkasa. Meski belum memiliki kaki tetapi robot berwarna putih ini bisa mengepakan kedua sayapnya hingga terbang tinggi di udara seperti burung asli.

Smart Bird adalah nama robot burung buatan Festo. Video di bawah memperlihatkan demonstrasi yang dibuat menggunakan celphone oleh William Basso di FEMAC 2012 Anhembi – SP – Brazil. Robot ini dapat terbang dengan cara menggerakkan kedua sayap dan ekornya menyerupai gerakan sayap dan ekor burung sungguhan. Karena belum memiliki kaki, burung ini terbang di bantu oleh manusia tetapi keluwesan gerakan sayap dan ekor saat terbang dapat menarik perhatian burung sungguhan di sekitar area demonstrasi.

Seperti robot terbang lain, robot burung ini dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control bahkan sampai mendarat pun dapat dikendalikan dengan sempurna. Meskipun gerakan terbang tidak secepat dan seluwes robot persegi dengan baling-baling di atasnya, tetapi robot produk Festo ini mampu menarik perhatian para ilmuwan dan penghobi elektronika dan robotika. Ke depan, robot ini akan terus dikembangkan dengan fitur tambahan seperti kamera pengintaian dan kaki untuk mendarat.

Robot burung mirip asli ini dapat terbang di ruangan yang cukup sempit dengan banyak tiang, dinding dan barang-barng lainnya. Kombinasi remote control, sensor, dan program yang ditanam di dalam robot tersebut mampu menjadikan Smart Bird terhindar dari benturan di ruangan. Sebenarnya robot ini adalah sebuah pesawat super ringan dengan kualitas aerodinamis yang sangat baik sehingga bisa bergerak lincah di udara. Konstruksi dan bahan yang ringan menjadikan robot yang awalnya meniru gerakan burung camar ini hemat energi sehigga dapat terbang lebih lama. Lebih jelasnya, silakan perhatikan video berikut!




Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…