Monday, August 1, 2016

Induktor

Induktor atau coil adalah komponen pasif elektronika yang dapat meyimpan energi sementara yang timbuk akibat arus listrik yang melintasinya. Istilah lain dari induktor adalah coil, spul, lilitan, kumparan, dan inductor. Satuan induktor adalah Henry (H), 1 Henry = 1000 mH (mili Henry) dan 1 mH = 1000 μH (micro Henry. Induktor umumnya terbuat dari kawat tembaga yang dibentuk kumparan, intinya bisa udara atau bahan feromagnetik. Berdasarkan hukum Faraday, lilitan dapat membantu membangkitkan medan magnet yang cukup kuat. Umumnya induktor digunakan dalam sebuah rangkaian untuk memproses arus AC (bolak-balik).

Sebenarnya komponen elektronika pasif ini tidak hanya memiliki induktansi karena masih terdapat resistansi dan kapasitansi dari kawat penghantar pembuatnya. Di dunia elektronika induktor sering digunakan dalam mengolah sinyal oscilator pada pesawat radio dan sebagai filter untuk menyaring tegangan ripple (dengung) AC pada rangkaian power supply. Notasi induktor ditulis dengan huruf “l” kecil atau “L” besar. Di pasaran dapat ditemukan beragam induktor dan variannya yang digambarkan dengan simbol-simbol induktor sebagai berikut:

Simbol Induktor
Simbol Induktor
(Coil, Coil Core, Coil Trimmer)
Simbol Kumparan
Simbol Induktor
(Coil Trimmer With Shielded Tap)
Simbol Induktor
Simbol Induktor
(Coil Trimmer With Tap, Coil Trimmer Shielded)

Induktasi yang dihasilkan akibat efek medan magnet karean adanya arus listrik yang mengalir dipengaruhi oleh banyaknya lilitan, panjang kawat penghantar, diameter lilitan, dan inti. Induktansi sebuah induktor atau coil adalah jumlah gaya elektromotif untuk setiap perubahan arus listrik terhadap waktu. Contoh, induktor yang memiliki induktansi 1 Henry artinya dapat menimbulkan gaya elektromotif sebesar 1 Volt untuk setiap arus listrik sebesar 1 Ampere dalam satu detik.

Jika dua buah atau lebih induktor atau coil dipasang secara seri maka induktansi totalnya adalah penjumlahan dari masing-masing induktansi (L Total = L1 + L2 … + Ln), sedangkan jika dipasang secara paralel maka induktansi totalnya adalah 1/L Total = 1/L1 + 1/L2 …+ 1/Ln.

Pada rangkaian paralel, induktansi total tidak akan lebih dari induktansi terkecil dari salah satu induktor yang terpasang. Dengan demikian rumus untuk mencari total induktansi yang dipasang seri, paralel, atau seri-paralel sama dengan rumus untuk mencari resistansi total rangkaian resistor, hanya saja satuannya dalam Henry (H).

Induktor Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yuda Isparela