Skip to main content

Headphone, headset, earphone, dan handsfree

Headphone, headset, earphone, dan handsfree merupakan peralatan elektronik yang mempunyai kesamaan fungsi yakni sebagai media yang dapat mengubah arus listrik menjadi gelombang suara. Perangkat-perangkat tersebut dapat dengan mudah ditemukan di toko elektroni. Di antara pengguna masih ada yang belum mengetahui perbedaanya, bahkan di antaranya masih menyamakan keempat perangkat elektronik tersebut.

Berikut adalah penjelasan singkat mengenai perbedaan headphone, headset, earphone, dan handsfree yang dikutif dari Surat Kabar Pikiran Rakyat Edisi Kamis 27 Maret 2014.

Apa itu Headphone?
Headphone adalah perangkat elektronik penyuara kuping yang memiliki penghubung seperti bando yang berfungsi sebagai penahan earphone agar menempel dan nyaman di telinga. Yang termasuk varian headphone adalah:
  1. Full Size (Over Ear Headphone)
    Headphone jenis ini memiliki penutup telinga berupa bantalan yang cukup besar sampai bagian telinga tertutup sempurna dan rapat sehingga suara yang terdengar akan lebih jelas tanpa ada gangguan suara lain dari luar. Headphone ini agak merepotkan jika dibawa-bawa karena ukurannya yang besar. 
  2. On Ear Headphone
    Headphone jenis ini hampir sama dengan sebelumnya (Full Size) tetapi dengan ukuran yang sedikit lebih kecil. Bantalannya hanya menutup bagian daun telinga sehingga suara dari luar (noise) sedikit terdengar. 
  3. Backphone
    Bentuknya sama seperti headphone pada umumnya tetapi dengan ukuran earphone yang lebih kecil dan bando penghubungnya berada di belakang kepala. Bando penghubung biasanya lebih tipis dan fleksibel menyusuri bagian belakang telinga. Headphone jenis ini biasanya dipakai saat olahraga atau sedang bepergian. 
Handphone
Headphone

Apa itu Headset?
Headset merupakan perangkat elektronik penyuara kuping yang sangat mirip dengan headphone, hanya saja jenis ini dilengkapi mic (microphone) sehingga selain dapat mendengar, juga dapat digunakan untuk berbicara. Headphone jenis ini dapat dijadikan alat komunikasi. Karena dilengkapai microphone, headset dapat digunakan sebagai pelengkap permainan online (online game) atau jaringan.
Headset
Headset

Apa itu Earphone?
Fungsi dan cara kerja earphone sama dengan headphone pada umumnya, yang berbeda hanya ukuran dan cara pemakaiannya. Ukuran earphone jauh lebih kecil jika dibanding dengan headphone dan headset. Cara pemakaiannya dapat disumbatkan ke lubang telinga atau dengan menempelkannya. Yang termasuk varian earphone adalah:
  1. IEM (In Ear Monitor)
    Earphone jenis ini biasanya terbuat dari plastik dan karet yang dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat menempel di daun telinga. Meskipun hanya menempel di daun telinga tetapi suara yang dihasilkan masih berkualitas. Earphone jenis ini sering digunakan para musisi dan dunia rekaman. 
  2. Earbuds
    Earbuds adalah jenis earphone yang pemakaiannya disumbatkan ke lubang telinga. Bentuknya kecil terbuat dari bahan karet yang lembut sehingga tidak melukai rongga telinga. Bantalan karet dapat mencegah suara luar masuk. 
Earphone
Earphone

Apa itu Handsfree?
Handsfree adalah perangkat elektronik penyuara kuping yang dapat meringankan kerja tangan. Bentuknya mirip earphone tetapi dilengkapi microphone. Handsfree merk tertentu dilengkapi tombol untuk mengatur volume suara, tombol call, dan end call.

Awalnya varian ini digunakan saat berkomunikasi via telepon seluler. Karena penggunaannya tidak perlu dipegang dan tanpa harus menyentuh ponsel, perangkat ini dinamakan handsfree. Saat ini banyak produk handsfree yang menggunakan teknologi wireless (nirkabel) menggunakan bluetooth segingga lebih praktis.
Handsfree
Handsfree


Sumber:
Asep Budiman/Yusuf Haryanto
Pikiran Rakyar Edisi Kamis 27 Maret 2014

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…