Skip to main content

Kepemimpinan dalam IT (bagian 4)

Lanjutan dari Kepemimpinan dalam IT (bagian 3)

Skenario Delegasi (Delegation)

Delegasi adalah penyerahan tanggungjawab atau otoritas kepada orang lain (biasanya dari seorang manager kepada bawahannya) untuk melaksanakan tugas (aktivitas) tertentu.

Contoh Kasus
Jim Thornton adalah seorang karyawan baru di toko komputer lokal. Ia baru saja dipromosikan menjadi supervisor setelah lulus tes dengan nilai A+. Dengan berbekal sedikit pengalaman manajemen ia bermaksud untuk membuat perubahan besar terhadap perusahaan agar ia terlihat serius bekerja dan memimpin oleh pemilik toko komputer tersebut. Ia mulai menyusun dan menentukan empat program yaitu mereorganisasi seluruh inventory, meningkatkan kerapihan dan kebersihan toko, menata tag-tag penjualan baru, dan menyusun ulang display marketing agar lebih baik.

Di toko komputer tersebut ia membawahi dua karyawan yakni Tom yang sudah lama bekerja di toko tersebut dan Gina, karyawan yang belum lama bekerja. Di hari pertama Jim menyusun daftar pekerjaan untuk kedua bawahannya dan memperlihatkannya kepada mereka. Jim memberikan tugas baru kepada Tom untuk membersikan seluruh ruangan di toko komputer tersebut dan menyimpan tag-tag penjualan, sedangkan tugas Gina adalah mereorganisasi inventory di ruang belakang.

Hari berikutnya Jim telah menyelesaikan pekerjaannya sedangkan Tom dan Gina masih sibuk mengerjakan tugas masing-masing. Jim kemudian pergi untuk makan siang sebelum waktunya. Setelah selesai, ia pun kembali ke ruang kerjanya dan tampak olehnya Tom sedang sibuk bekerja sedangkan Gina sudah menyelesaikan tugas pokoknya.

Dua jam kemudian Tom telah menyelesaikan tugas pokoknya dan iapun bermaksud istirahat karena merasa lelah untuk makan siang. Saat itu kebetulan ada pelanggan datang dan menayakan suatu hal kepasa Tom. Karena merasa lelah, Tom pun menyarankan kepada pelanggan agar menanyakan langsung kepada Jim karena ia lebih tahu hal tersebut. Jim yang mendengar percakapan tersebut langsung berkata "Tidak Tom, kamu juga dapat menanganinya". Alasan Jim adalah untuk memanfaatkan bawahannya meski di saat Tom akan istirahat. Dengan sedikit kecewa Tom pun melayani pelanggan tersebut.

Kesimpulan
Pada skenario di atas Jim melakukan kesalahan fatal yaitu: 
  1. Mengharapkan terlalu banyak untuk dirinya dalam waktu yang terlalu cepat
  2. Jim tidak melaksanakan prosedur sebelumnya yang sudah berlaku di toko tersebut
  3. Tidak menghargai senioritas dalam delegasi seperti yang dilakukan terhadap Tom

Mentoring

Mentoring adalah proses pemberian pelajaran, nasihat, dan saran dari orang yang dianggap lebih berpengalaman kepada orang lain yang belum atau kurang berpengalaman dalam hal tertentu untuk meningkatkan kemampuan dan mengembangkan produktivitas secara menyeluruh.

Agar mentoring dapat berhasil mencapai tujuan, maka hal-hal yang perlu diperhatikan ketika pelaksanaannya di antaranya adalah:
  1. Orang yang bertindak sebagai mentor harus lebih bersifat membimbing daripada menggurui
  2. Jadilah sebagai seorang teman dan jangan sampai terlihat seperti seorang bos
  3. Gunakan teknik-teknik mentoring yang baik meskipun sebenarnya teknik dan metode pelaksanaan mentoring sangat bervariasi, tergantung situasi dan kondisi perusahaan, mentor, dan orang yang dibimbingnya

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…