Skip to main content

Google Adsense Via Bank dan Western Union

Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan email dari tim Google Adsense (adsense-noreply@google.com) mengenai Updated Payments and Account Settings pages. Isinya mengenai update pembayaran untuk semua jenis akun baik bisnis maupun individual khususnya bagi publisher Indonesia dimana tipe pembayaran Google Adsense kini selain dapat melalui cek, juga dapat dilakukan melalui transfer bank dan Western Union (WU).

Informasi ini tentu merupakan kabar gembira bagi para Adsenser karena pembayaran (payout) dapat lebih fleksibel. Selain itu, payout dapat diatur berdasarkan jumlah pendapatan atau berdasarkan waktu misalnya setiap bulan atau setiap dua bulan sekali secara otomatis pada tanggal tertentu. Namun demikian jika payout yang dipilih dibatasi berdasarkan jumlah pendapatan, maka pengaturan minimal adalah $100.

Dulu, tipe pembayaran Google Adsense khususnya akun bisnis untuk member Indonesia hanya dapat dilakukan melalui cek dengan dua opsi. Pertama pengantaran cek normal dimana cek akan sampai sekitar satu bulan dan yang kedua lebih cepat (sekitar dua atau tiga hari sampai) namun dengan potongan biaya $24. Selain itu,  pembayaran melalui cek hanya dapat dicairkan melalui bank tertentu yang ditunjuk Google Adsense seperti City Bank kecuali mempunyai rekening giro, itupun dengan potongan biaya administrasi kurang lebih $35 jika di transfer ke bank lain (selain bank utama yang ditunjuk). Lamanya pencairan (sampai masuk rekening) kurang lebih 30-35 hari. 

Berbeda dengan Western Union (WU), pembayaran dapat sampai dalam beberapa hari, tanpa biaya administrasi, tanpa perlu mempunyai rekening bank, dan proses pencairan pun sangat cepat (hanya beberapa menit). Sama halnya dengan pembayaran yang dilakukan melalui transfer bank, hanya saja ada sedikit biaya administrasi sesuai dengan bank yang dipilih member (publisher) Google Adsense.

Jika sahabat Adsenser (khususnya dengan akun bisnis) ingin mengubah jenis pembayaran dari cek menjadi transfer bank atau melalui Western Union (WU), sahabat dapat mengubahnya di halaman Payment Settings. (Home -> Payment -> Payment Settings) kemudian tentukan jenis pembayaran yang akan dijadikan primary.


Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…