Skip to main content

Virus/Worm, Trojan, Spyware, dan Bot

Keamanan Transaksi
Meskipun awalnya teknologi dibangun untuk mendapatkan manfaat bagi manusia dengan memberikan bergama kemudahan seperti efisiensi waktu dan biaya, tetapi fitur-fitur dan fasilitas akibat kemajuan teknologi khususnya di bidang informasi dan komunikasi tidak serta merta bebas dari resiko akibat human error karena system belum sempurna atau karena kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab (cyber crime) dengan membuat program-program yang dirancang untk mencuri data dan informasi.

Apapun bentuk kemudahan yang kita dapat rasakan, sebaiknya kehati-hatian tetap dijaga apalagi ketika melakukan transaksi melalui jaringan internet atau mobile. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir resiko yang mungkin terjadi suatu saat. 

Metode dan perangkat lunak yang awalnya dimaksudkan untuk tujuan positif pun dapat berbahaya jika ditiru dan dimanfaatkan oleh orang jahat. Bahkan tidak jarang program seperti virus, worm, dan trojan sengaja dibuat untuk mencapat tujuan jahatnya. Berikut ini adalah beberapaa program atau sistem yang harus diwaspadai khususnya ketika transaksi.

Virus/ Worm

Virus/worm adalah program-program komputer yang dapat menyebarkan dirinya dari satu komputer ke komputer lain tanpa sepengetahuan pemilik komputer. Virus/worm dapat merusak sistem operasi, aplikasi dan data di komputer yang terinfeksi.

Perbedaan virus dengan worm terdapat di cara penyebarannya. Virus menempati ruangan dalam media penyimpanan (misalnya, melekat pada file atau tersimpan dalam boot sector hard disk) dan umumnya menyebar melalui USB flash disk, lampiran (attachment)email, berkas (file) yang diunduh dari internet, maupun melalui kunjungan ke halaman website yang sengaja dibuat untuk menyebarkan virus. Sedangkan worm menyebar melalui jaringan. Ada juga program gabungan antara virus dan worm, yaitu tersimpan di media penyimpanan namun menyebar melalui jaringan.

Beberapa contoh dampak dari infeksi virus/worm:
  1. Komputer menjadi tidak stabil dan sering 'hang' (macet)
  2. Komputer menjadi lambat
  3. Data di harddisk dirusak atau dikirim ke pihak lain melalui jaringan
  4. Program aplikasi tidak dapat digunakan
  5. Password yang diketik di keyboard dapat disadap dan dikirim ke pihak lain untuk tujuan penipuan

Trojan

Trojan adalah sejenis virus yang menyamar sebagai berkas lain yang aman, misalnya dokumen Excel yang terlampir pada email. Pengguna komputer ditipu untuk melakukan tindakan yang dapat menyebarkan trojan, misalnya membuka lampiran itu karena mengira itu adalah file Excel biasa padahal sebenarnya berisi program trojan.Setelah berhasil menginfeksi komputer, trojan dapat bertindak merusak seperti virus lain atau mengirim informasi penting, termasukUser ID dan password, ke pihak lain tanpa sepengetahuan pemakai komputer yang terinfeksi.

Spyware

Spyware adalah sejenis komputer program yang dibuat untuk 'mencuri' informasi-informasi penting/Pribadi dari komputer yang terinfeksi dan mengirimnya ke lokasi tertentu di internet untuk kemudian diambil oleh pembuatnya. Informasi yang menjadi target utama contohnya: nomor kartu kredit, User ID dan PIN/password, nomor rekening, alamat email, dan lain-lain.

Spyware dapat ter-install melalui email attachment, program yang di-install dari sumber-sumber yang tidak jelas, ataupun oleh websiteyang 'jahat'.Namun, berbeda dengan virus yang sifatnya lebih merusak, spyware bekerja secara diam-diam agar tidak terlacak sehingga lebih mudah mengumpulkan informasi yang diinginkan sang pembuat/penyebar spyware.

Bot (roBot)

Bot adalah sejenis komputer program yang dapat menyebabkan komputer dikontrol oleh orang lain secara remote melalui jaringan. Sang pembuat/penyebar Bot akan dapat melakukan apa saja dengan komputer Anda.

Umumnya komputer yang telah terkontrol digunakan untuk mengirim Spam, Virus, Worm atau untuk menyerang komputer-komputer lain.

KIAT-KIAT PENGAMANAN:

  1. Gunakan anti-virus ter-update di komputer anda, dan pastikan bahwa komputer anda di-scan secara real-time.
  2. Hapus email yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan email attachment sebelum dibuka.
  3. Gunakan firewall pada komputer anda dan pastikan bahwa pengaturan firewall tersebut dapat mengamankan komputer anda.
  4. Pastikan bahwa versi sistem operasi dan perangkat lunak lainnya adalah yang terkini.
  5. Pastikan bahwa anda hanya men-download file dari website yang aman dan scan file-file yang berasal dari Internet sebelum digunakan.
  6. Scan USB flash disk yang anda pakai sebelum digunakan
  7. Kenali proses bertransaksi di Internet yang biasa anda lakukan. KeyBCA hanya digunakan untuk aktivitas tertentu. Jika anda dimintaresponse KeyBCA di luar proses yang biasa, segera laporakan ke Halo BCA di telepon 500888 atau (021) 500888 dari ponsel.

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Contoh Kata Berawalan "Ber"

Pendidikan Bahasa Indonesia
Imbuhan dalam sebuah kata selalu digunakan ketika berkomunikasi melalui lisan atau tulisan. Dalam satu kalimat saja pembicara dapat menggunakan banyak imbuhan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

Imbuhan adalah kata tambahan yang dilekatkan pada kata dasar. Menurut Ejaaan Yang Disempurnakan (EYD) ada 4 jenis imbuhan yaitu awalan, sisipan, akhiran, dan awalan akhiran. Fokus pembahasan di posting ini adalah awalan "ber" dan conto-contohnya dalam kalimat.

Awalan ber- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk kata kerja atau kata sifat. Kata kerja yang dibentuk tidak memiliki objek (intransitif), tapi dapat memiliki pelengkap atau keterangan. Karena kata kerja yang dihasilkan awalan ber- intransitif, kata kerja itu tidak dapat dipasifkan dengan awalan di-.

Awalan ber- akan berubah bentuk menjadi:
be- jika suku awal mengandung -er- atau kata dasarnya diawali huruf r, misal: bekerja; beternak; berumput; beracunbel- untuk kasus khusus, yaitu: b…