Skip to main content

Tips Bertransaksi Aman

Maraknya kejahatan di dunia maya akibat kemajuan teknologi yang disalahgunakan, menjadi salah satu faktor dibuatnya sistem keamanan untuk menghadang kejahatan tersebut sebagai tindakan preventif. Para programmer di seluruh dunia seakan berkompetisi untuk membuat system keamanan jaringan untuk mengamankan data dan informasi penting yang tidak boleh diakses dan diketahui kecuali oleh orang-orang yang secara hukum diperbolehkan.

Program Firewall, AntiVirus, AntiMalware, AntiSpyware, dan program sejenisnya dibuat dan terus disempurnakan untuk memblokir aktifitas-aktifitas jahat yang dilakukan sekelompok orang melalui program jahat dengan memanfaatkan data dan informasi yang mereka curi.

Sebagai nasabah dan orang awam, kehati-hatian dan kewaspadaan adalah hal yang harus diprioritaskan, jangan sampai sekali saja lengah dan teledor ketika melaakukan transaksi khuusunya melalui i-banking dan mobile banking. Di bawah ini beberapa tips bertransaksi aman yang dapat dijasikan referensi:

Tips Bertransaksi Aman di BCA Mobile

  1. Pastikan Anda men-download BCA mobile melalui situs resmi yang telah disediakan BCA, antara lain:
    • Masuk ke www.klikbca.com dan pilih menu “BCA mobile” atau masuk ke www.bca.co.id, pilih e-banking pada Produk & Layanan dan klik menu “BCA mobile” lalu pilih menu download. Anda akan langsung diarahkan untuk men-download BCA mobile.
    • Akses ke BlackBerry App World/Google Play Store(Android Market)/iPhone App Store (disesuaikan dengan jenis smartphone nasabah), lalu cari aplikasi BCA mobile dan download.
    • Langsung akses ke https://downloadmbank.klikbca.com/mbca
  2. Pilih jaringan nirkabel yang menggunakan kata kunci keamanan jaringan atau memiliki beberapa bentuk keamanan lainnya serta tidak disarankan menggunakan akses Wi-Fi publik untuk melakukan transaksi melalui BCA mobile Anda, sebab kepastian keamanan akses Wi-Fi publik / jaringan publik tidak terjamin.
  3. Untuk transaksi menggunakan m-BCA:
    • Jaga kerahasiaan Kode Akses Anda sebagai pengaman akses menu m-BCA
    • Jaga kerahasiaan PIN m-BCA Anda sebagai pengaman validasi transaksi
    • Pastikan bahwa Anda telah logout saat selesai menggunakan m-BCA pada BCA mobile Anda meskipun hanya sesaat
  4. Untuk transaksi menggunakan KlikBCA versi smartphone:
    • Periksa sertifikat SSL untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk m.klikbca.com
    • Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout
    • Jaga kerahasiaan PIN Internet Banking Anda sebagai pengaman akses KlikBCA
    • Jangan meminjamkan atau memindahtangankan KeyBCA Anda kepada orang lain
    • Pastikan bahwa Anda telah logout saat selesai menggunakan KlikBCA Anda meskipun hanya sesaat
  5. Mengganti Kode Akses, PIN m-BCA, PIN Internet Banking, dan PIN KeyBCA secara berkala dengan kombinasi angka/huruf yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain
  6. Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas BCA melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk Kode Akses, PIN m-BCA, PINInternet Banking dan PIN KeyBCA. Karena petugas BCA tidak akan meminta atau menanyakan hal tersebut
  7. Apabila Anda menerima pesan yang menjelaskan bahwa aplikasi/sertifikat/layanan tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan akses BCA mobile dan segera hubungi Halo BCA pada nomor 500888 atau (021) 500888 via ponsel.

Tips Bertransaksi Aman di ATM

  1. Mengganti PIN ATM secara berkala
  2. Jangan melayani pihak yang menawarkan bantuan di ruang ATM
  3. Jangan meminjamkan kartu ATM dan memberitahukan PIN kepada orang lain (petugas bank tidak pernah meminta PIN dari nasabah)
  4. Menutup tombol pinpad dengan tangan pada saat memasukkan PIN ke ATM 
  5. Jika Anda mengalami kesulitan di ATM, hubungi segera Halo BCA pada nomor (021) 500888 via ponsel

Tips Bertransaksi Aman di EDC

  1. Periksa nilai transaksi
  2. Selalu ikuti keberadaan kartu
  3. Tutup dengan tangan saat input PIN
  4. Mintalah kartu Paspor BCA Anda kembali
  5. Jangan beritahukan PIN kepada orang lain termasuk petugas bank atau keluarga 
  6. Jika Anda mengalami kesulitan di EDC, hubungi segera Halo BCA pada nomor (021) 500888 via ponsel

Tips Mengamankan PIN

  1. Tidak memberitahukan nomor PIN kepada siapapun, sekalipun kepada keluarga atau teman dekat.
  2. Hindari mencatat nomor PIN dimanapun apalagi menyimpannya di dalam dompet.
  3. Mengusahakan orang lain tidak dapat melihat PIN Anda yaitu dengan menutup gerakan jari pada saat Anda menekan tombol pinpad atau saat memasukkan PIN Anda.
  4. Mengganti PIN secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain.
  5. Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas BCA melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk nomor PIN. Karena petugas BCA tidak akan meminta atau menanyakan nomor PIN Anda.
Sumber: BCA

Popular posts from this blog

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi Pada Rangkaian Seri

Struktur hubungan komponen pada rangkaian seri adalah berderet yakni ujung terminal suatu komponen elektronika dihubungkan dengan pangkal terminal komponen kedua, ujung terminal komponen kedua dihubungkan dengan pangkal terminal komponen ketiga dan seterusnya. Jika pangkal terminal komponen pertama dihubungkan dengan sumber tegangan positif dan ujung terminal komponen terakhir dihubungkan dengan sumber tegangan negatif, maka hubungan seperti ini di dalam elektronika dikenal dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit). Dalam kondisi ini arus listrik akan mengalir dari positif ke negatif melalui komponen-komponen elektronika yang dideretkan (hubungan seri). Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian seri adalah sama.

Gambar di bawah adalah contoh rangkaian seri sederhana yang terdiri dari dua buah resistor (R1 dan R2) dan sumber tegangan (V). Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian seri dapat menggunakan hukun Ohm yaitu V=IxR. V adalah sumber tegangan …

Menghitung Arus, Tegangan, Daya, dan Resistansi pada Rangkaian Paralel

Untuk memahami struktur rangkaian paralel dapat dilihat dari hubungan antar kaki (terminal) setiap komponen elektronika. Jika pangkal kaki suatu komponen dihubungkan dengan pangkal komponen lainnya dan ujung kaki komponen tersebut dihubungkan dengan ujung kaki komponen lainnya, maka hubungan seperti ini disebut paralel dimana setiap komponen dijajarkan. Apabila setiap ujung kaki tersebut dihubungkan ke sumber tegangan, dalam elektronika disebut dengan istilah rangkaian tertutup (close circuit) sehingga arus dapat mengalir dari sumber tegangan melalui komponen-komponen tersebut.

Arus yang mengalir pada setiap komponen pada rangkaian paralel dapat berbeda tergantung besar kecilnya resistansi komponen tersebut. Dengan kata lain arus sumber akan dibagi ke setiap komponen dan akan menyatu kembali di ujung rangkaian. Pada rangkaian paralel, tegangan di setiap ujung kaki komponen adalah sama besar.

Untuk menghitung arus, tegangan, daya, dan resistansi pada rangkaian paralel dapat menggunakan …

Alquran Sebagai Sumber Hukum Islam (Bagian I)

Alquran Sebagai Sumber Hukum Islam Allah menurunkan Al-Quran kepada umat manusia melalui nabi Muhammad SAW sebagai kitab suci terakhir untuk dijadikan pedoman hidup. Al-Quran yang tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya mengandung petunjuk-petunjuk yang dapat menyinari seluruh isi alam ini.

Sebagai kitab suci sepanjang zaman, Al-Quran memuat informasi dasar berbagai masalah termasuk informasi mengenai hukum, etika, science, antariksa, kedokteran dan sebagainya. Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa kandungan Al-Quran bersifat luas dan luwes.

Mayoritas kandungan Al-Quran merupakan dasar-dasar hukum dan pengetahuan, manusialah yang berperan sekaligus bertugas menganalisa, merinci, dan membuat garis besar kebenaran Al-Quran agar dapat dijadikan sumber penyelesaian masalah kehidupan manusia.

Pada zaman Rasulullah, sumber hukum Islam ada dua yaitu Al-Quran dan As-Sunnah. Rasulullah selalu menunggu wahyu untuk menjelaskan sebuah kasus tertentu, namum apabila wahyu tidak turun, maka…