Wednesday, March 13, 2013

Peci dan Songkok

Peci dan songkok yang sering dikenakan kaum adam menjelang hari raya Idul Fitri dan Idul Adha adalah salah satu karya seni asli anak bangsa yang eksistansinya harus dilestarikan sebagai ciri khas budaya Indonesia.

Seorang muslim tidak hanya mengenakan peci dan songkok pada waktu hari raya saja, mereka biasa mengenakan mahkota pria ini ketika melakukan ibadah shalat atau dalam acara-acara pesta resmi seperti pernikahan, khitanan, dan pada acara keagamaan lainnya.

Peci dan songkok tidak hanya cocok dipakai ketika beribadah tetapi juga cocok dipakai dalam acara-acara ceremonial atau musyawarah pemerintahan yang biasa dilakukan para pejabat pemerintahan sebagai pakaian resmi, termasuk oleh presiden, para menteri, para gubernur, bahkan para anggota DPR pun selalu mengenakan peci dalam berbagai acara kenegaraan. Meskipun peci identik dengan muslim tetapi peci juga cocok dikenakan oleh orang-orang di luar Islam (non-muslim) sebagai ciri khas budaya Indonesia.

Di mata dunia, peci adalah pakaian khas Aia Tenggara khususnya Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Di Indonesia sendiri banyak produsesn peci dan songkok dengan beragam merk, motif, dan kualitas. Produsen peci dan songkok ini mayoritas masih berbentuk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dengan modal dan jumlah produksi yang masih terbatas. Para pekerjanya pun mayoritas berasal dari wilayah di sekitarnya. Di antara kota-kota yang banyak memproduksi peci dan songkok, Bandung, Gresik, dan Surabaya adalah yang terbanyak meproduksi peci.

Peci
Photo Credit: Peci Classic Exclusive
Di antara sekian banyak produsen, Peci Classic Exclusive adalah salah satu UKM yang memproduksi peci dengan motif yang cukup unik. Sampai saat ini motif hasil karya Bapak Kamaludin ini belum pernah diproduksi oleh pengusaha peci lainnya. Keunikan motif peci yang diproduksi di daerah Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini adalah teknik menggambar dimana pembuatan motif peci dilakukan secara manual oleh tangan (hand made) dengan cara digambar. Motif peci yang biasa terlihat disamping atau di atas peci bukan disablon, dicat, dibordir, atau dijahit dengan bantuan teknologi komputer, tetapi hampir seluruhnya dikerjakana secara manual oleh orang-orang yang qualified di bidangnya.

Meski dialakuka dengan manual, tetapi kualitas Peci Classic Exclusive ini sangat baik,  terbukti banyak stasiun Televisi yang sengaja meliput acara pembuatan peci untuk mengisi beberapa acara yang  biasa ditayangkan menjelang balan Ramadhan. Di samping itu banyak pembeli yang memesan peci buatan Peci Classic Exclusive meskipun masih dalam jumlah terbatas. Para pembeli yang berasal dari luar negeri ini di antaranya berasal dari Malaysia, Singapore, Abudabi, Amerika, Nigeria, Australia, London, dan wilayah lainnya dimana proses pemesanan peci dilakukan melalui internet yang pada umumnya pembayaran dilakukan melalui Paypal atau WU (Western Union).

Hal-hal seperti itu membuktikan bahwa Peci Classic Exclusive tidak menomorduakan kualitas peci, mereka lebih mengedepankan kepuasan konsumen melalui kualitas dan kerapihan peci yang dibuat. Dengan harga yang cukup kompetitif, pengguna dapat mengenakan peci unik dengan kualitas internasional. Anda mungkin sering melihat para ulama dan selebritis yang mengenakan Peci Classic Exclusive ketika mengisi beberapa acara di televisi. Hal ini juga membuktikan bahwa peci yang diproduksi di Pameungpeuk Bandung ini memang berkualitas.

Masih banyak produsen peci di Indonesia yang sebenarnya perlu dikembangkan dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah, bukan saja untuk melestarikan seni dan budaya Indonesia, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan khusunya bagi orang-orang yang bergelut di bidang produksi peci.

Selain Peci Classic Exclusive, masih banyak merk peci yang lebih senior dan sudah tersebar luas di tanah antara lain Peci Manis (M. Toha Bandung), M. Iming, H. Iming, Songkok President, Peci Gresik, Songkok Awing, dan lain sebaginya.

Semua presiden dan wakil presiden Indonesia selalu mengenakan peci sejak zaman pemerintahan Soekarno-Hatta. Peci tidak hanya dikenakan kaum pria, karena dibeberapa acara penting seperti uapacara bendera, marching band, dan acara lainnya kaum hawa pun selalu mengenakan peci sebagai ciri khas tradisi bangsa Indonesia yang patut dilestarikan.

Jika Anda ingin membeli Peci Classic Exclusive, Anda dapat membelinya di TOKO IKET.

Peci dan Songkok Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yuda Isparela